{"id":3601,"date":"2019-11-07T10:42:29","date_gmt":"2019-11-07T03:42:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/?p=3601"},"modified":"2019-11-12T10:52:19","modified_gmt":"2019-11-12T03:52:19","slug":"yayasan-trisakti-seminar-urban-transport","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/yayasan-trisakti-seminar-urban-transport\/","title":{"rendered":"Yayasan Trisakti &#8211; Seminar Urban Transport"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 6 November 2019 \u2013 Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti kembali mengadakan Seminar Nasional. \u00a0Seminar kali ini berfokus kedalam \u201cUrban Transport\u201d dengan tema <strong>\u201cPeranan TOD dalam Pembangunan Kawasan Perkotaan dengan Angkutan Berbasis Rel sebagai Solusi untuk Mewujudkan Transportasi Perkotaan yang Berkelanjutan\u201d. <\/strong><\/p>\n<p>Pengembangan kawasan berorientasi transit atau <em>Transit Oriented Development (TOD)<\/em> merupakan salah satu solusi permasalahan transportasi dan lingkungan di kawasan perkotaan, terutama kota-kota besar khususnya di DKI Jakarta. <em>TOD<\/em> dikembangkan dalam rangka untuk mengatasi permasalahan kemacetan melalui pengintegrasian sistem jaringan transportasi massal, selain itu <em>TOD<\/em> juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mendorong orang untuk berjalan kaki dan menggunakan kendaaraan umum.<\/p>\n<p>Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kawasan <em>TOD<\/em> saat ini pun sangat beragam, Perencanaan pembangunan kawasan <em>TOD<\/em> umumnya akan dibangun pada daerah yang telah terbangun sebelumnya, sehingga akan muncul hambatan, utamanya, dari aspek sosial seperti isu kepemilikan lahan, resistensi masyarakat, dan kompensasi. Maka dari itu, pengembangan <em>TOD<\/em> harus diakomodir dalam rencana tata ruang baik lingkup umum maupun detail dan kesepakatan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>Selain itu tantangan lainnya yaitu butuh komitmen dalam pembangunan kawasan <em>TOD<\/em> karena dari sisi pembiayaan membutuhkan dana yang sangat besar, beberapa opsi pembiayaan yang dilakukan misalnya dengan metode Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) serta tantangan berikutnya yaitu pembangunan <em>TOD<\/em> ini diharapkan tidak hanya membangun infrastruktur untuk kalangan menengah keatas namun harus mengalokasikan ruang untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk itu, Pemerintah Pusat terus mendukung dan mendorong Pemerintah Daerah untuk menghadapi tantangan-tantangan diatas untuk mewujudkan kawasan <em>TOD<\/em> ini karena pada akhirnya implementasi keberlangsungan <em>TOD<\/em> dari perencanaan hingga pengelolaan ada di tangan Pemerintah Daerah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3602 size-full\" src=\"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/yturban-2.jpg\" alt=\"\" width=\"474\" height=\"316\" srcset=\"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/yturban-2.jpg 474w, https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/yturban-2-320x213.jpg 320w\" sizes=\"(max-width: 474px) 100vw, 474px\" \/><\/p>\n<p>Pengembangan <em>TOD<\/em> ini terkait dengan banyak sektor, maka dari itu diperlukan koordinasi lintas pemangku kepentingan dan waktu yang tidak sebentar untuk dapat dijalankan dengan sebaik mungkin. Untuk mewujudkan semua rencana penataan kawasan dan sistem transportasi terintegrasi akan ada kendala dalam proses pembangunannya seperti kemacetan atau permasalahan pertanahan. Yang perlu diingat adalah hal ini memang membutuhkan proses dan waktu, namun saat selesai nantinya akan membuat tata ruang dan sistem transportasi di kawasan tersebut menjadi lebih baik. Masyarakat juga dapat lebih mudah untuk menjangkau lokasi yang diinginkan karena transportasi sudah saling terintegrasi dan pada akhirnya efisiensi struktur ruang dan pengembangan kota yang berkelanjutan dapat terwujud dengan baik.<\/p>\n<p>Seminar tersebut dihadiri oleh pemerintah serta industri terkait, dengan pembicara sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Menteri Perhubungan \u2013 Ir. Budi Karya Sumadi (Keynote Speaker).<\/li>\n<li>Dr. Ir. Sutanto Suhodo (Pemda DKI)<\/li>\n<li>Zulfikri, M.Sc, DEA (Direktur Jendral Perkeretaapian)<\/li>\n<li>Soemino Eko Saputro, MM (Akademisi ITL Trisakti)<\/li>\n<li>Ir. L. Denny Siahaan, MSTr (Akademisi ITL Trisakti)<\/li>\n<li>Dr. Harun Al Rasyid (Guru Besar ITB Institut Teknologi Bandung)<\/li>\n<li>Budi Harto (Direktur Utama Adhi Karya, Tbk)<\/li>\n<li>Mike Broomell, MBA (Managing Director Colliers International Colliers International)<\/li>\n<li>Dr. Ir. Suyono Dikun, MSc (Guru Besar UI Bidang Transportasi Universitas Indonesia)<\/li>\n<\/ol>\n<p>Seminar ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan tindakan mengenai <em>TOD<\/em>, dengan tujuan :<\/p>\n<ol>\n<li>Masing-masing pemangku kepentingan dapat berperan sesuai dengan posisi dan perannya;<\/li>\n<li>Terdapat harmonisasi antara perencanaan wilayah dan rencana tata ruang dengan perencanaan transportasi;<\/li>\n<li>Terdapat regulasi yang kuat sebagai dasar hukum agar diperoleh kepastian hukum;<\/li>\n<li>Terdapat Koordinasi yang efektif agar <em>TOD<\/em> dapat diimplementasikan;<\/li>\n<li>Terdapat sumber dana yang cukup untuk mendanai <em>TOD<\/em>.<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti kembali mengadakan Seminar Nasional. \u00a0Seminar kali ini berfokus kedalam \u201cUrban Transport\u201d dengan tema \u201cPeranan TOD dalam Pembangunan Kawasan Perkotaan dengan Angkutan Berbasis Rel sebagai Solusi untuk Mewujudkan Transportasi Perkotaan yang Berkelanjutan\u201d.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3606,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,36],"tags":[52,53,50],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3601"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3601"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3601\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3607,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3601\/revisions\/3607"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3601"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3601"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.yayasantrisakti.id\/wpb\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3601"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}